Monday, November 1, 2010

SISTEM OPERASI ANDROID



Assalamualaikum teman-teman… Lama juga ga bersua lewat blog ya maklum karena kesibukan, padahal ga sesibuk-sibuk bener sich..he..he..

Temen-temen ada yang pernah denger tentang android? Apa sich android itu? Mungkin di Indonesia nama android kurang begitu dikenal walaupun sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 2008, namun baru akhir-akhir ini nama android mulai banyak muncul.

Baiklah, mari kita ulas lebih jauh tentang apa android itu sebenarnya. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat


Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Sistem operasi Android buatan Google akan meramaikan dunia pasar smart phone. Hampir semua vendor ponsel kecuali Nokia siap mengadopsi teknologi ini.

Sistem operasi Android menjadi pilihan yang baik bagi vendor-vendor smart phone karena memiliki biaya lisensi lebih murah dan sifatnya yang semi opensource. Tidak hanya itu Android tentunya akan support dengan berbagai layanan dari Google.

Walau sempat terganjal masalah trademark Android, Google tetap akan merilis Android ke pasaran. Sebelumnya Google terganjal masalah trademark nama Android yang sudah dipatenkan oleh sebuah perusahaan defeloper software dan aplikasi internet di US Patent dan Trademark Office (USPTO) dengan nama Android Dara.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


Sejarah Android

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

Produk awal Android

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Versi-Versi Android

Saat ini ada 4 versi android. Mungkin untuk kedepannya akan bertambah lagi.

Android versi 1.1

Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Fitur :

Fitur yang tersedia di Android adalah:
  • Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  • Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan OpenGL perpustakaan.
  • SQLite: untuk penyimpanan data.
  • Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (hardware tergantung)

Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.


OPERATOR SERIUS SAMBUT ANDROID

Jenis layanan untuk smartphone semakin beragam. Setelah layanan untuk ponsel pintar berbasis sistem operasi BlackBerry dan Apple, kini tersedia layanan untuk ponsel berbasis sistem operasi Android di Indonesia.

Meski Telkomsel sebagai peminang pertama Android tahun lalu dengan membawa HTC Magic, PT Indosat Tbk menjadi operator pertama yang menyediakan layanan secara khusus bagi ponsel Android. Pada 22 Februari lalu, Indosat resmi menawarkan layanan yang di-bundling dengan enam ponsel berbasis Android.

Enam jenis smartphone Android yang dijual berbarengan dengan servis Indosat itu adalah Huawei U8220, HTC Hero, LG GW 620, Motorola Milestone, Samsung Galaxy Spica, dan Sony Ericssson Xperia X10. Harga masingmasing ponsel berkisar antara Rp 2,9 juta sampai Rp 6,9 juta per unit.

Chief Marketing Officer Indosat, Guntur S. Siboro, menilai, prospek pasar ponsel berbasis Android sangat bagus. Alasan Guntur sederhana saja. Kendati bisa menjalankan berbagai aplikasi multimedia, handset berbasis Android harganya terjangkau. Harga ponsel yang relatif murah itu tidak lepas dari status Android sebagai sistem operasi yang bebas dikembangkan alias open source.

Sistem itu pertama kali dikembangkan Android Inc. yang kemudian dibeli Google. Itu sebabnya, operating system Android terintegrasi dengan berbagai aplikasi Google, seperti Gmail, Google Maps dan, Google Calendar. Pengembangan aplikasi untuk sistem operasi Android dilakukan oleh Open Handset Alliance.

Untuk mendukung penjualan ponsel berbasis Android di Indonesia, Indosat telah membangun application store. Toko virtual itu menyediakan ribuan aplikasi Android, baik yang gratis maupun berbayar. "Application store ini bertujuan memenuhi kebutuhan pelanggan akan aplikasi Android," tutur Guntur.

Indosat berbesar hati melihat respon konsumen terhadap penawaran bundling service dan produk Android. Guntur mengaku, selama masa pre order yang berlangsung 22-28 Februari lalu, sudah ada 1.000 calon pelanggan yang mendaftar.

Group Head Value Added Service and Mail Messaging Indosat, Teguh Prasetya Mukti, mengatakan, jumlah pengguna ponsel Android berpotensi menggeser pelanggan BlackBerry. Selain harganya lebih murah, sistem operasi di ponsel Android memiliki banyak keunggulan. Ponsel Android bisa menjangkau semua segmen pasar. Sedangkan BlackBerry terbatas di pasar kelas atas.


NOTE BOOK DENGAN SISTEM OPERASI ANDROID

Kelebihan Android adalah lisensinya gratis dan bisa berjalan di prosesor yang lebih murah.

Notebook dengan sistem operasi Android akan memperkuat posisi Google terhadap Microsoft di pasar software untuk menjalankan komputer. Saat ini, posisinya adalah Windows menguasai lebih dari 90 persen pasar.

Netbook sendiri merupakan laptop yang diminimalisir yang menawarkan fungsi email dan internet sederhana. Akan tetapi, segmen komputer ini merupakan segmen yang memiliki pertumbuhan paling cepat di industri komputer. Tahun ini saja, penjualan netbook diperkirakan akan berlipat ganda meskipun pasar secara keseluruhan menurun.

Dengan kekuatan yang dimiliki Google di belakangnya, Android bisa benar-benar menantang dan mencuri pangsa pasar Microsoft.

Nah, bagaimana? Dari uraian di atas apakah temen-teman ada yang tertarik? Kalo penasaran, buruan aja beli gadgetnya !!

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
http://kabarit.com/2009/05/android-sistem-operasi-ponsel-buatan-google/
http://teknologi.vivanews.com/news/read/32278-google_android_akan_perkuat_eeepc
http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/03/11/13215035/Siapa.Bilang.Operator.Tak.Serius.Sambut.Android

5 comments:

I-A-N said...

sistem gimana nih...??

wahdi's said...

maksudnya? penjelasannya di atas mas..

KID said...

Nice Post
Tq For Sharing ^^
Sexy Girl foto

Opsikom said...

Thanks atas infonya, sy pun pengguna hp ber OS android. harus diakui dari segi UI nya sangat baik dan cepat atau responsif.

All Collection File said...

info yg menarik kawan.
thanks yah..^_^


jgn lupa mampir k4 ane sob:
http://allfilecollection.blogspot.com/
^_^